NABIRE, YAMENADI.COM – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Sorong Raya melalui Sektor Kilo Sepuluh menggelar seminar sejarah organisasi sekaligus penerimaan anggota baru pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 17.50 Waktu Papua hingga pukul 22.00 WIT.
Seminar mengangkat tema "Sejarah KNPB" sebagai bagian dari pembinaan kader dan penguatan pemahaman sejarah organisasi bagi para anggota serta simpatisan yang hadir.
Materi seminar disampaikan oleh Ketua KNPB Wilayah Sorong Raya, Klarce Fees, dipandu oleh Win Wonda, dengan Jamaika Weya sebagai moderator dan Hendrik Kogoya bertugas sebagai notulis.
Dalam pemaparannya, Klarce Fees menjelaskan sejarah berdirinya Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Menurutnya, organisasi tersebut didirikan pada 19 November 2008 di Aula STT Walter Post, Sentani, oleh sejumlah organisasi perlawanan, aktivis mahasiswa, dan elemen masyarakat Papua.
Ia mengatakan bahwa pemahaman terhadap sejarah organisasi menjadi landasan penting bagi setiap kader dalam menjalankan aktivitas organisasi.
"Seorang pejuang harus mengetahui sejarah perjuangannya agar memiliki landasan yang jelas dalam menentukan strategi dan arah perjuangan, bukan berjuang tanpa memahami dasar sejarah organisasi," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Klarce Fees juga memaparkan pandangan organisasi mengenai berbagai isu yang menjadi perhatian KNPB, termasuk isu kemanusiaan dan situasi yang oleh organisasi disebut sebagai "Papua Zona Darurat Militer."
Menurutnya, sejak berdiri pada tahun 2008, KNPB menjalankan berbagai kegiatan berupa penyampaian aspirasi, seminar, pendidikan politik, serta aksi-aksi damai sebagai bagian dari aktivitas organisasi.
Ia juga menyampaikan bahwa alat yang digunakan dalam berbagai aksi damai, menurut organisasi, antara lain pengeras suara (megafon), baliho, pamflet, brosur, dan atribut organisasi.
Dalam penyampaiannya, Klarce Fees menegaskan bahwa para anggota KNPB tidak memperoleh imbalan materi atas keterlibatan mereka dalam organisasi.
Usai sesi sejarah organisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai situasi kemanusiaan di Papua dan konsolidasi organisasi. Menurut panitia, materi tersebut bertujuan memperkuat koordinasi internal organisasi dari tingkat pusat hingga wilayah dalam rangka menghadapi agenda-agenda organisasi yang direncanakan pada bulan Agustus mendatang.
Pada pukul 20.30 WIT, panitia melaksanakan prosesi penerimaan lima anggota baru KNPB Sektor Kilo Sepuluh. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KNPB Wilayah Sorong Raya, Klarce Fees, serta disaksikan oleh jajaran pengurus sektor.
Ketua Sektor Kilo Sepuluh, Jack Weya, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, peserta seminar, dan anggota yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik hingga selesai pada pukul 22.00 WIT.
Kegiatan ini, menurut panitia, merupakan bagian dari agenda pembinaan organisasi dan penguatan kapasitas anggota di lingkungan KNPB Wilayah Sorong Raya. (Redaksi YAMENADI.COM)



0 Comments