-->
  • Jelajahi

    Copyright © YAMENADI.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pengikut

    Iklan

    Anggota DPD RI Arianto Kogoya: Kampus Keguruan pilar pembangunan Papua Pegunungan

    Redaksi yamenadi.com
    Senin, 06 April 2026, April 06, 2026 WIB Last Updated 2026-04-07T00:04:00Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Dalam sebuah kesempatannya Anggota DPD RI Arianto Kogoya sebut Kampus Keguruan pilar pembangunan Papua Pegunungan 

    Wamena, YAMENADI.COM - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan Papua Pegunungan, Arianto Kogoya, menegaskan bahwa kampus keguruan memiliki peran strategis sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia di wilayah Papua Pegunungan.


    Hal itu disampaikan Arianto saat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia di STKIP Abdi Wacana Wamena, yang dihadiri sivitas akademika serta elemen masyarakat.


    Menurutnya, penguatan nilai-nilai kebangsaan menjadi fondasi penting bagi generasi muda, khususnya di wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Pegunungan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan akses dan fasilitas pendidikan.


    “Mahasiswa adalah calon pemimpin dan tenaga pendidik. Di tangan mereka, nilai-nilai dasar bernegara akan diteruskan kepada generasi berikutnya hingga ke pelosok Papua,” ujar Arianto.


    Dalam kegiatan tersebut, Arianto menekankan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD NRI 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


    Ia juga menyoroti tantangan di era keterbukaan informasi yang memungkinkan masuknya berbagai paham yang berpotensi memecah belah persatuan. Oleh karena itu, menurutnya, literasi kebangsaan harus diperkuat sejak bangku perkuliahan.


    Namun demikian, Arianto menegaskan bahwa penanaman nilai kebangsaan tidak cukup tanpa dukungan nyata dari pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah pegunungan.


    Ia menilai keberadaan kampus swasta seperti STKIP Abdi Wacana Wamena sangat vital dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah yang memiliki keterbatasan ekonomi.


    “Kampus ini punya nilai historis besar dalam mencetak guru di Papua. Pemerintah harus hadir melalui dukungan fasilitas, beasiswa, dan peningkatan kualitas dosen,” tegasnya.


    Sebagai bentuk dukungan konkret, Arianto menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp30 juta untuk menunjang aktivitas akademik kampus tersebut.


    Sementara itu, Wakil Ketua I STKIP Abdi Wacana Wamena, Andinus Yanengga, menyambut positif kehadiran anggota DPD RI tersebut. Ia menilai sosialisasi empat pilar sangat relevan bagi mahasiswa keguruan.


    “Nilai-nilai kebangsaan hanya bisa tersampaikan secara efektif melalui peran guru. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di tengah keterbatasan,” ujarnya.


    Kegiatan sosialisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mendorong diskusi yang lebih luas mengenai pemerataan kualitas pendidikan tinggi di wilayah pedalaman Papua, guna mendukung percepatan pembangunan daerah.


    (Yamenadi.com)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Berita Papua

    +