-->
  • Jelajahi

    Copyright © YAMENADI.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pengikut

    Iklan

    Mahasiswa Papua di Gorontalo Gelar Jumpa Pers, Soroti Situasi Kemanusiaan di Intan Jaya

    Redaksi yamenadi.com
    Jumat, 13 Maret 2026, Maret 13, 2026 WIB Last Updated 2026-03-13T11:42:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Gorontalo, YAMENADI.COMGerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya Se-Indonesia (GPM-I) Kota Studi Gorontalo bersama mahasiswa Papua menggelar jumpa pers sebagai bentuk kepedulian moral dan kemanusiaan terhadap situasi yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.


    Dalam pernyataan yang disampaikan pada kegiatan tersebut, para mahasiswa menyampaikan keprihatinan mendalam atas berbagai peristiwa kekerasan yang terjadi di Intan Jaya yang dinilai telah menimbulkan korban di kalangan masyarakat sipil.


    Menurut mereka, peristiwa tragis yang dikenal sebagai “Soangama Berdarah” menjadi luka mendalam bagi masyarakat Intan Jaya, khususnya bagi generasi muda yang berasal dari daerah tersebut.


    “Kami sebagai mahasiswa dan generasi muda yang berasal dari Intan Jaya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, serta perlindungan terhadap masyarakat sipil,” demikian disampaikan dalam jumpa pers, dipetik media ini, Jumat (13/03/2026). 


    Dalam kesempatan itu, GPM-I juga menyampaikan pernyataan sikap terkait kondisi keamanan yang terjadi di wilayah tersebut. Mereka menilai situasi di Kabupaten Intan Jaya saat ini telah mengarah pada krisis kemanusiaan akibat konflik bersenjata yang berkepanjangan serta pendekatan keamanan yang dinilai berlebihan.


    Para mahasiswa berharap agar semua pihak dapat menahan diri dan mengutamakan keselamatan masyarakat sipil. Mereka juga meminta perhatian serius dari pemerintah, aparat keamanan, serta lembaga terkait untuk mencari solusi damai demi terciptanya keamanan dan ketenangan bagi masyarakat Intan Jaya.


    Selain itu, mereka menegaskan bahwa suara mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap tanah kelahiran serta harapan agar konflik yang terjadi tidak terus menimbulkan korban di tengah masyarakat.


    “Kami ingin Intan Jaya hidup dalam damai. Masyarakat harus dilindungi dan konflik harus diselesaikan dengan cara yang mengedepankan kemanusiaan,” ujar perwakilan mahasiswa dalam pernyataan tersebut.


    Jumpa pers ini GPM-I berharap dapat menjadi perhatian berbagai pihak untuk melihat kondisi yang terjadi di Intan Jaya secara lebih serius serta mendorong terciptanya langkah-langkah penyelesaian yang adil dan bermartabat bagi masyarakat Papua.


    (Yamenadi.com


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Berita Papua

    +