-->
  • Jelajahi

    Copyright © YAMENADI.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pengikut

    Iklan

    Pelatihan Peliputan dan Dokumentasi, Langkah Nyata Pemkab Paniai Mendorong Kreativitas Digital

    Redaksi Yamenadi
    Selasa, 04 November 2025, November 04, 2025 WIB Last Updated 2025-11-04T12:53:19Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Suasana doa pembukaan berdiri kegiatan Pelatihan Peliputan Pemberitaan dan Pendokumentasian yang digelar oleh humas Setda kabupaten Paniai, Senin (4/11) (Derek Kobepa/Yamenadi)

    Pemerintah Kabupaten Paniai melalui Humas Setda menunjukkan langkah konkret dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif di era digital. Melalui Pelatihan Peliputan, Pemberitaan, dan Pendokumentasian yang dilaksanakan pada 4–5 November 2025 di Aula Kantor Bupati Paniai, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas intelektual dan kreativitas masyarakatnya.

    Bupati Paniai, Yampit W. Nawipa, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemampuan peliputan dan dokumentasi bukan lagi hal eksklusif bagi wartawan, tetapi sudah menjadi kebutuhan bagi setiap aparatur pemerintahan dan masyarakat di era media sosial. Pesan itu sederhana, namun mengandung makna mendalam: Paniai tidak boleh tertinggal dalam arus digitalisasi.

    Pelatihan ini menghadirkan para narasumber berkompeten seperti Melkianus Dogopia (wartawan Tribun Papua Tengah), Jenny Karay (kreator videografer), Wens Tebai (fotografer), dan Natan Pigai (wartawan Kabar Pemda Paniai). Mereka secara bergantian membagikan pengalaman dan keterampilan profesional kepada peserta yang terdiri dari ASN, OPD, dan masyarakat umum.

    Dalam paparannya, Melkianus Dogopia menekankan pentingnya kemampuan menulis berita yang akurat dan berimbang. Ia mengingatkan bahwa berita bukan sekadar laporan kegiatan, tetapi juga tanggung jawab moral dalam menyampaikan kebenaran kepada publik.

    “Menulis berita berarti merekam sejarah. Kalau kita menulis dengan benar, kita sedang menjaga kebenaran untuk generasi berikutnya,” ujar Dogopia dalam sesi pelatihan.

    Apa yang dilakukan Pemkab Paniai melalui Humas Setda ini adalah langkah strategis untuk menumbuhkan budaya dokumentasi dan pelaporan yang profesional. Di tengah derasnya arus informasi dan seringnya kabar bohong beredar di media sosial, kemampuan masyarakat untuk memilah dan memproduksi informasi yang benar menjadi benteng utama menjaga citra dan kehormatan daerah.

    Bupati Yampit Nawipa juga menekankan pentingnya rasa bangga sebagai orang Paniai dan mendorong peserta untuk terus belajar dari para ahli. Pesan beliau mengandung nilai moral yang kuat: bahwa kemajuan hanya bisa dicapai jika kita mau membuka diri terhadap ilmu dan bekerja keras.

    Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga momentum untuk membangun kesadaran baru: bahwa dokumentasi adalah bagian dari pembangunan. Setiap foto, video, dan tulisan memiliki kekuatan besar dalam menginspirasi dan memperlihatkan potensi daerah.

    Sebagai anak Papua, saya melihat inisiatif ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah yang patut diapresiasi. Pelatihan seperti ini perlu terus dilakukan agar masyarakat Paniai dapat tampil sebagai pelaku dan saksi sejarah digital di tanahnya sendiri bukan sekadar penonton.

    Paniai harus dikenal bukan karena masalahnya, tetapi karena kreativitas dan kemampuan warganya dalam mengabadikan kisahnya sendiri. 

    Writte : Derek Kobepa 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Berita Papua

    +