Nabire, Yamenadi.com – Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) secara resmi mengumumkan duka nasional atas gugurnya salah satu anggotanya, Rubanus Mirip, dalam peristiwa kontak bersenjata di wilayah Nabire, Papua Tengah.
Dalam siaran pers yang dirilis pada Jumat (20/3/2026), juru bicara TPNPB, Sebby Sambom, menyampaikan bahwa laporan diterima dari Mayor Aibon Kogoya dan pasukannya terkait insiden yang terjadi pada 16 Maret 2026. Rubanus Mirip dilaporkan meninggal dunia dalam operasi penyisiran yang disebut dilakukan oleh aparat militer Indonesia.
Menurut keterangan tersebut, Rubanus Mirip merupakan anggota aktif dari Batalion D Dulla TPNPB yang disebut telah terlibat dalam sejumlah operasi di wilayah Intan Jaya, Paniai, hingga Nabire. Ia juga diklaim berperan dalam sejumlah aksi penyitaan senjata dari aparat keamanan.
Pihak TPNPB menyatakan bahwa jenazah korban sempat berada di sekitar Kali Pepaya, Kabupaten Nabire, selama beberapa hari sebelum akhirnya dimakamkan di lokasi tersebut. Keputusan pemakaman di medan konflik diambil berdasarkan kesepakatan keluarga dan pihak internal TPNPB, dengan pertimbangan kondisi jenazah.
Dalam pernyataannya, TPNPB juga menyerukan kepada seluruh anggotanya yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Papua untuk tetap menjaga komitmen dan solidaritas, serta menghormati anggota yang gugur. (*)


